Pandeglang – Sebuah mobil box dengan nomor polisi B 9032 PCJ diduga mengangkut sejumlah pasokan bahan makanan, termasuk bakso frozen, menuju salah satu dapur SPPG di wilayah Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Informasi tersebut disampaikan oleh seorang warga yang mengaku melihat aktivitas pengiriman pada Senin, 21 September 2026, sekitar pukul 08.30 WIB. Warga tersebut menduga kendaraan berasal dari luar daerah Pandeglang dan mempertanyakan mekanisme distribusi bahan pangan ke dapur SPPG.
“Saya melihat mobil box pada Senin sekitar pukul 08.30 WIB dengan nomor polisi B 9032 PCJ. Diduga kiriman dari Tangerang. Mobil itu membawa bakso frozen dan bahan lainnya. Saya sempat melihat dan mencium baksonya, menurut saya baunya tidak seperti kondisi normal,” ujar warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga tersebut juga mempertanyakan apakah kendaraan dari luar daerah diperbolehkan memasok bahan pangan ke dapur SPPG di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Terpisah, aktivis IDEA berinisial AK saat dikonfirmasi awak media turut menyoroti persoalan distribusi bahan pangan ke dapur SPPG Cigondang.
Menurutnya, perlu ada perhatian terhadap keterlibatan pelaku usaha dan UMKM lokal dalam penyediaan kebutuhan pangan apabila memang terdapat ketentuan atau mekanisme yang memungkinkan pelibatan pemasok lokal.
“Sebagai dapur Cigondang, kenapa tidak mengutamakan UMKM setempat apabila memang memungkinkan? Jangan sampai pelaku usaha di daerah sendiri justru tidak mendapatkan kesempatan. Selain itu, kami juga mendapat informasi mengenai persoalan IPAL yang perlu diperhatikan,” tegas AK.
Pernyataan tersebut masih merupakan pandangan dan informasi dari pihak yang bersangkutan dan perlu dikonfirmasi kepada pengelola SPPG maupun instansi terkait.
Awak media kemudian berupaya meminta klarifikasi kepada salah satu asisten lapangan (Aslap) yang bekerja di dapur SPPG Cigondang melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.
Saat dihubungi melalui telepon, yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan. Namun, melalui pesan WhatsApp, pihak Aslap menyampaikan bahwa informasi tersebut akan terlebih dahulu diteliti dan dikonfirmasi.
> “Baik Pak, sebelumnya terima kasih atas konfirmasinya. Terkait hal tersebut kami sedang melakukan riset terlebih dahulu, benar atau tidaknya. Kami informasikan kembali,” demikian tanggapan yang disampaikan melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai **asal pemasok, kondisi bakso frozen yang dipersoalkan, standar penerimaan bahan pangan, serta alasan penggunaan kendaraan dengan nomor polisi B 9032 PCJ**.
Awak media juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengelola SPPG Cigondang dan instansi terkait untuk memastikan informasi tersebut.
BIOGRAFI MUKTAP SULAEMAN
Muktap Sulaeman merupakan individu yang memiliki rekam perjalanan dalam bidang organisasi kemahasiswaan, pendidikan, dan media. Pengalaman yang ditempuhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kapasitas intelektual,serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Muktap Sulaeman merupakan lulusan STKIP Mutiara Banten tahun 2024. Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi dalam membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial secara objektif dan konstruktif.
Perjalanan organisasinya dimulai melalui keterlibatan dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak tahun 2022. Organisasi tersebut menjadi salah satu ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai pergerakan mahasiswa, kaderisasi,kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif mengenai peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Di bidang media dan jurnalistik, Muktap Sulaeman pernah menjadi bagian dari Nusakata.com. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai peran media sebagai sarana penyebaran informasi, penyampaian aspirasi publik, dan bagian dari mekanisme kontrol sosial.
Keberadaan media tidak hanya dipandang sebagai saluran pemberitaan, tetapi juga sebagai instrumen yang memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.
Perpaduan antara pengalaman organisasi, pendidikan, dan keterlibatan dalam dunia media menjadi bagian dari perjalanan Muktap Sulaeman dalam mengembangkan kapasitas diri. Ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun kepekaan terhadap persoalan publik, memperkuat kemampuan komunikasi, serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Bagi Muktap Sulaeman, pengalaman merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Pengetahuan akademik, nilai-nilai organisasi, dan pemahaman terhadap kerja jurnalistik menjadi bekal untuk melihat persoalan secara lebih luas, menempatkan kepentingan publik sebagai hal yang penting, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Muktap Sulaeman terus menapaki perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman, pemikiran, dan keterlibatan sosial.
Biografi ini menjadi gambaran perjalanan seorang individu yang menempatkan pendidikan, organisasi, dan media sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
DATA PROFIL
Nama lengkap: Muktap Sulaeman
Pendidikan terakhir: STKIP Mutiara Banten
Tahun kelulusan: 2024
Pengalaman organisasi: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sejak 2022
Pengalaman media: Pernah menjadi bagian dari Nusakata.com
Bidang pengalaman: Organisasi kemahasiswaan, pendidikan, media, dan kehidupan sosial kemasyarakatan