Kabarnegriku | ROKAN HILIR – Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Rokan Hilir (Rohil) menyoroti tajam keberadaan lokasi penampungan minyak Crude Palm Oil (CPO), cangkang, dan inti kelapa sawit yang diduga kuat beroperasi secara ilegal tanpa izin di Desa Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.
Aktivitas ilegal ini berlangsung secara terang-terangan di pinggir Jalan Lintas Sumatra. Dari pantauan di lapangan pada Rabu (21/10/2026), terlihat tumpukan baby tank yang digunakan untuk menampung minyak CPO hasil borongan dari para mafia.
Pemilik Diduga Intimidasi Wartawan
Berdasarkan hasil konfirmasi dan keterangan warga sekitar, lokasi penampungan tersebut diduga dikelola oleh dua orang berinisial Sinaga dan Sihombing.
“Iya pak, itu memang punya Sinaga dan Sihombing. Mereka kerja sama, dan lahan itu milik Sihombing,” ujar salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Namun, saat insan pers melakukan konfirmasi sesuai Kode Etik Jurnalistik, pemilik justru memberikan respons intimidatif dengan nada suara keras dan mengancam akan melaporkan media atas dugaan pencemaran nama baik.
Desak Kapolda Riau Bertindak Tegas
AWI DPC Rohil menyayangkan sikap aparat penegak hukum setempat yang terkesan membiarkan aktivitas ilegal tersebut beroperasi bebas di tepi jalan raya provinsi. Padahal, lokasi bisnis haram ini berada di jalur yang sering dilintasi petugas kepolisian.
Pasal 106 UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, yang menegaskan bahwa pelaku usaha yang melakukan kegiatan perdagangan tanpa memiliki izin resmi terancam pidana penjara paling lama 4 tahun atau denda paling banyak Rp10 miliar.
Pasal 480 dan Pasal 481 KUHP tentang Penadahan, atas tindakan membeli, menerima, atau menampung barang yang diduga hasil dari tindak kejahatan/pencurian (kencing CPO), dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara.
Pasal 105 UU No. 39 Tahun 2014 tentang Per
AWI DPC Rohil secara tegas meminta Kapolda Riau turun tangan langsung ke lapangan untuk menindak para pelaku dan mengusut tuntas tuntas dugaan praktik ilegal yang berpotensi merugikan negara serta mencoreng penegakan hukum di wilayah Rokan Hilir.
BIOGRAFI MUKTAP SULAEMAN
Muktap Sulaeman merupakan individu yang memiliki rekam perjalanan dalam bidang organisasi kemahasiswaan, pendidikan, dan media. Pengalaman yang ditempuhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kapasitas intelektual,serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Muktap Sulaeman merupakan lulusan STKIP Mutiara Banten tahun 2024. Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi dalam membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial secara objektif dan konstruktif.
Perjalanan organisasinya dimulai melalui keterlibatan dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak tahun 2022. Organisasi tersebut menjadi salah satu ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai pergerakan mahasiswa, kaderisasi,kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif mengenai peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Di bidang media dan jurnalistik, Muktap Sulaeman pernah menjadi bagian dari Nusakata.com. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai peran media sebagai sarana penyebaran informasi, penyampaian aspirasi publik, dan bagian dari mekanisme kontrol sosial.
Keberadaan media tidak hanya dipandang sebagai saluran pemberitaan, tetapi juga sebagai instrumen yang memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.
Perpaduan antara pengalaman organisasi, pendidikan, dan keterlibatan dalam dunia media menjadi bagian dari perjalanan Muktap Sulaeman dalam mengembangkan kapasitas diri. Ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun kepekaan terhadap persoalan publik, memperkuat kemampuan komunikasi, serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Bagi Muktap Sulaeman, pengalaman merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Pengetahuan akademik, nilai-nilai organisasi, dan pemahaman terhadap kerja jurnalistik menjadi bekal untuk melihat persoalan secara lebih luas, menempatkan kepentingan publik sebagai hal yang penting, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Muktap Sulaeman terus menapaki perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman, pemikiran, dan keterlibatan sosial.
Biografi ini menjadi gambaran perjalanan seorang individu yang menempatkan pendidikan, organisasi, dan media sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
DATA PROFIL
Nama lengkap: Muktap Sulaeman
Pendidikan terakhir: STKIP Mutiara Banten
Tahun kelulusan: 2024
Pengalaman organisasi: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sejak 2022
Pengalaman media: Pernah menjadi bagian dari Nusakata.com
Bidang pengalaman: Organisasi kemahasiswaan, pendidikan, media, dan kehidupan sosial kemasyarakatan