Negriku – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Bakti Cendana (DPP GBC) menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi Divisi Hukum sebagai pilar utama organisasi dalam mengawal penegakan hukum yang berkeadilan di seluruh Indonesia.Jakarta ( 03/10/2026).
Ketua Umum GBC, Beny Sadikin, menyampaikan bahwa Divisi Hukum GBC yang berada di bawah pimpinan M.
Hadiyansah, S.H., memegang peran strategis — tidak hanya sebagai pelindung hukum bagi keluarga besar GBC, melainkan juga sebagai jembatan keadilan bagi masyarakat luas.
Enam Fungsi Utama Divisi Hukum GBC
1. Advokasi & Bantuan Hukum Masyarakat
Memberikan pendampingan dan bantuan hukum cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu yang mencari keadilan, sejalan dengan semangat organisasi: “Bersatu Kita Bangkit”.
2. Kajian & Analisis Hukum Kebijakan Publik
Melakukan penelaahan kritis terhadap kebijakan pemerintah dan rancangan maupun produk undang-undang, guna memastikan tidak ada peraturan yang merugikan kepentingan rakyat.
3. Pengawal Anti-Korupsi & Pengawasan Penegakan Hukum
Menjadi mitra kritis bagi Polri, Kejaksaan, dan KPK dalam upaya pemberantasan korupsi, pungutan liar, serta praktik mafia hukum di daerah maupun pusat.
Menggelar program “GBC Melek Hukum” hingga ke pelosok desa dan lingkungan kampus, demi meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Bertindak sebagai perantara penyelesaian sengketa lahan, permasalahan ketenagakerjaan, serta konflik sosial lainnya melalui jalur musyawarah dan damai.
Menjadi pelindung hukum bagi seluruh pengurus dan kader GBC di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
“Divisi Hukum GBC hadir bukan untuk pamer kekuatan, melainkan untuk memastikan hukum tajam ke atas dan humanis ke bawah. Kami siap bersinergi dengan Polri Presisi serta seluruh Aparat Penegak Hukum demi mewujudkan Indonesia yang lebih adil,” tegas Ke
BIOGRAFI MUKTAP SULAEMAN
Muktap Sulaeman merupakan individu yang memiliki rekam perjalanan dalam bidang organisasi kemahasiswaan, pendidikan, dan media. Pengalaman yang ditempuhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kapasitas intelektual,serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Muktap Sulaeman merupakan lulusan STKIP Mutiara Banten tahun 2024. Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi dalam membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial secara objektif dan konstruktif.
Perjalanan organisasinya dimulai melalui keterlibatan dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak tahun 2022. Organisasi tersebut menjadi salah satu ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai pergerakan mahasiswa, kaderisasi,kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif mengenai peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Di bidang media dan jurnalistik, Muktap Sulaeman pernah menjadi bagian dari Nusakata.com. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai peran media sebagai sarana penyebaran informasi, penyampaian aspirasi publik, dan bagian dari mekanisme kontrol sosial.
Keberadaan media tidak hanya dipandang sebagai saluran pemberitaan, tetapi juga sebagai instrumen yang memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.
Perpaduan antara pengalaman organisasi, pendidikan, dan keterlibatan dalam dunia media menjadi bagian dari perjalanan Muktap Sulaeman dalam mengembangkan kapasitas diri. Ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun kepekaan terhadap persoalan publik, memperkuat kemampuan komunikasi, serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Bagi Muktap Sulaeman, pengalaman merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Pengetahuan akademik, nilai-nilai organisasi, dan pemahaman terhadap kerja jurnalistik menjadi bekal untuk melihat persoalan secara lebih luas, menempatkan kepentingan publik sebagai hal yang penting, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Muktap Sulaeman terus menapaki perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman, pemikiran, dan keterlibatan sosial.
Biografi ini menjadi gambaran perjalanan seorang individu yang menempatkan pendidikan, organisasi, dan media sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
DATA PROFIL
Nama lengkap: Muktap Sulaeman
Pendidikan terakhir: STKIP Mutiara Banten
Tahun kelulusan: 2024
Pengalaman organisasi: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sejak 2022
Pengalaman media: Pernah menjadi bagian dari Nusakata.com
Bidang pengalaman: Organisasi kemahasiswaan, pendidikan, media, dan kehidupan sosial kemasyarakatan