Negeriku — Memasuki hari kelima kepergian almarhum Agus Bustomi, suasana duka masih menyelimuti keluarga, sahabat, serta keluarga besar Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang sekaligus Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang, M.M. Fuhaira Amin, bersama ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat serta seluruh kader Partai Demokrat, melakukan ziarah ke makam almarhum Agus Bustomi.
Kehadiran keluarga besar Partai Demokrat tersebut menjadi bentuk penghormatan dan ungkapan duka sekaligus mendoakan almarhum yang telah berpulang. Dengan penuh khidmat, rombongan memanjatkan doa di makam almarhum serta mengenang sosok Alm. Agus Bustomi yang merupakan bagian dari keluarga besar Partai Demokrat dan DPRD Kabupaten Pandeglang.
Usai melakukan ziarah, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan dengan menghadiri tahlilan di kediaman almarhum Alm. Agus Bustomi. Kegiatan tersebut diikuti keluarga, kerabat, sahabat, jajaran Fraksi Demokrat, serta seluruh kader Partai Demokrat.
Tahlilan berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan. Para hadirin bersama-sama membaca tahlil dan doa untuk almarhum, memohon agar seluruh amal ibadah dan kebaikan yang telah dilakukan selama hidupnya diterima oleh Allah SWT.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang, M.M. Fuhaira Amin, menyampaikan bahwa kepergian Alm. Agus Bustomi kami merasa sangat kehilangan yang dirasakan oleh keluarga besar Partai Demokrat.
“Semoga almarhum Agus Bustomi mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kesalahannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkapnya.
Kehadiran seluruh kader Partai Demokrat dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara keluarga besar partai. Meskipun dalam suasana duka, silaturahmi dan kebersamaan tetap terjaga sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Hingga hari kelima setelah kepergian Agus Bustomi, rumah duka masih terus didatangi masyarakat, keluarga, sahabat, rekan kerja, serta berbagai elemen masyarakat untuk menyampaikan belasungkawa dan mengikuti doa bersama.
Doa dan penghormatan terus mengalir untuk almarhum. Semoga Alm. Agus Bustomi husnul khatimah, mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.”Tutup.
BIOGRAFI MUKTAP SULAEMAN
Muktap Sulaeman merupakan individu yang memiliki rekam perjalanan dalam bidang organisasi kemahasiswaan, pendidikan, dan media. Pengalaman yang ditempuhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kapasitas intelektual,serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Muktap Sulaeman merupakan lulusan STKIP Mutiara Banten tahun 2024. Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi dalam membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial secara objektif dan konstruktif.
Perjalanan organisasinya dimulai melalui keterlibatan dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak tahun 2022. Organisasi tersebut menjadi salah satu ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai pergerakan mahasiswa, kaderisasi,kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif mengenai peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Di bidang media dan jurnalistik, Muktap Sulaeman pernah menjadi bagian dari Nusakata.com. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai peran media sebagai sarana penyebaran informasi, penyampaian aspirasi publik, dan bagian dari mekanisme kontrol sosial.
Keberadaan media tidak hanya dipandang sebagai saluran pemberitaan, tetapi juga sebagai instrumen yang memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.
Perpaduan antara pengalaman organisasi, pendidikan, dan keterlibatan dalam dunia media menjadi bagian dari perjalanan Muktap Sulaeman dalam mengembangkan kapasitas diri. Ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun kepekaan terhadap persoalan publik, memperkuat kemampuan komunikasi, serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Bagi Muktap Sulaeman, pengalaman merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Pengetahuan akademik, nilai-nilai organisasi, dan pemahaman terhadap kerja jurnalistik menjadi bekal untuk melihat persoalan secara lebih luas, menempatkan kepentingan publik sebagai hal yang penting, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Muktap Sulaeman terus menapaki perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman, pemikiran, dan keterlibatan sosial.
Biografi ini menjadi gambaran perjalanan seorang individu yang menempatkan pendidikan, organisasi, dan media sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
DATA PROFIL
Nama lengkap: Muktap Sulaeman
Pendidikan terakhir: STKIP Mutiara Banten
Tahun kelulusan: 2024
Pengalaman organisasi: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sejak 2022
Pengalaman media: Pernah menjadi bagian dari Nusakata.com
Bidang pengalaman: Organisasi kemahasiswaan, pendidikan, media, dan kehidupan sosial kemasyarakatan