Pandeglang – wakil ketua Barisan Pembersatu Perubahan Keluarga Besar Banten (BPPKB HDS) Deni Apriandi Menyoroti persoalan kasus dugaan adanya manipulasi data pensiunan yang di lakukan oknum guru SDN Labuan 5.
Menurutnya kasus ini harus segera di tindak lanjuti karna mencorang nama baik dinas terkait, dan memberikan contoh yang tidak baik kepada yang lain.
Wakil ketua BPPKB HDS meminta kasus ini segera di tindak lanjut, kara guru adalah panutan bagi masyarakat.
“Seharusnya dinas terkait segera melakukan tindakan atas kejadian ini karna dugaan manipulasi data ini sangat memalukan demi mendapatkan pensiunan almarhumah, ini sangat di sayangkan”ujar Deni wakil ketua BPPKB HDS saat di temui awak media, 19/09/2026
Ia juga mendesak dinas terkait untuk memberikan sangsi tegas kepada oknum guru tersebut agar memberikan efek jera buat guru-guru yang lain.
“Kami akan layangkan surat audiensi kepada dinas terkait apabila kasus ini di abaikan dan tidak ada tindakan kepada oknum guru tersebut”. Tegasnya dengan nada tinggi
Salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya, dia menilai tindakan ini sangat memalukan masyarakat setempat, karna seorang guru adalah panutan bagi masyarakat bukan mengajarkan masyarakat buat menipu masalah data.
“Guru itu panutan bagi masyarakat bukan mengajarkan masyarakat untuk berbuat hal seperti itu, ini mah mengajarkan masyarakat, ini mah sama aja mengajari kami bahwa data itu bisa di rubah-ubah.” Tutup.
