Kabarnegriku // KABUPATEN BEKASI . Perkembangan terbaru kasus dugaan aksi begal yang dialami seorang wanita di Jalan Raya Kampung Balong Gubug–Sukatani, Desa Sukabakti, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi.
Korban, Wati Puspita Sari (30), warga Kampung Kalen Keramat, RT 003/RW 006, Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (1/9/2026) resmi mendatangi Polsek Tambelang, Polres Metro Bekasi, untuk membuat laporan kepolisian terkait peristiwa yang dialaminya.
Kepada pihak kepolisian, korban menceritakan kronologi awal kejadian saat dirinya melintas di jalur yang sehari-hari biasa dilaluinya.
Menurut keterangan korban, saat itu dirinya baru selesai menghadiri sebuah acara dan hendak pulang ke rumah. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet dari arah belakang oleh satu unit sepeda motor yang ditumpangi dua orang tidak dikenal.
Situasi kemudian berubah mencekam ketika salah seorang pelaku diduga mengancam korban dengan senjata tajam jenis golok.
Korban sempat berusaha mempertahankan kendaraan miliknya dan terjadi aksi saling tarik-menarik. Namun, pelaku akhirnya berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Beat Street warna putih bernomor polisi 6568 YFA milik korban.
“Motor saya akhirnya berhasil dibawa kabur oleh pelaku,” ujar korban.
Selain kehilangan kendaraan, korban sebelumnya juga menyampaikan bahwa sejumlah barang dan perlengkapan yang berada di dalam jok sepeda motor turut hilang.
Pasca kejadian tersebut, korban berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera memperbaiki Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar lokasi yang disebut dalam kondisi mati.
Menurutnya, kondisi jalan yang gelap menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas.
“Saya berharap lampu jalan segera diperbaiki agar kembali terang, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang dan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak Polsek Tambelang, Polres Metro Bekasi, kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan tersebut untuk mengungkap para pelaku.
Masyarakat, khususnya pengguna jalan, diimbau agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur yang sepi, terutama pada waktu-waktu rawan. Apabila menemukan aktivitas atau orang yang mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Kasus ini kini telah resmi dilaporkan dan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
BIOGRAFI MUKTAP SULAEMAN
Muktap Sulaeman merupakan individu yang memiliki rekam perjalanan dalam bidang organisasi kemahasiswaan, pendidikan, dan media. Pengalaman yang ditempuhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kapasitas intelektual,serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Muktap Sulaeman merupakan lulusan STKIP Mutiara Banten tahun 2024. Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi dalam membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial secara objektif dan konstruktif.
Perjalanan organisasinya dimulai melalui keterlibatan dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak tahun 2022. Organisasi tersebut menjadi salah satu ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai pergerakan mahasiswa, kaderisasi,kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif mengenai peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Di bidang media dan jurnalistik, Muktap Sulaeman pernah menjadi bagian dari Nusakata.com. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai peran media sebagai sarana penyebaran informasi, penyampaian aspirasi publik, dan bagian dari mekanisme kontrol sosial.
Keberadaan media tidak hanya dipandang sebagai saluran pemberitaan, tetapi juga sebagai instrumen yang memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.
Perpaduan antara pengalaman organisasi, pendidikan, dan keterlibatan dalam dunia media menjadi bagian dari perjalanan Muktap Sulaeman dalam mengembangkan kapasitas diri. Ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun kepekaan terhadap persoalan publik, memperkuat kemampuan komunikasi, serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Bagi Muktap Sulaeman, pengalaman merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Pengetahuan akademik, nilai-nilai organisasi, dan pemahaman terhadap kerja jurnalistik menjadi bekal untuk melihat persoalan secara lebih luas, menempatkan kepentingan publik sebagai hal yang penting, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Muktap Sulaeman terus menapaki perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman, pemikiran, dan keterlibatan sosial.
Biografi ini menjadi gambaran perjalanan seorang individu yang menempatkan pendidikan, organisasi, dan media sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
DATA PROFIL
Nama lengkap: Muktap Sulaeman
Pendidikan terakhir: STKIP Mutiara Banten
Tahun kelulusan: 2024
Pengalaman organisasi: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sejak 2022
Pengalaman media: Pernah menjadi bagian dari Nusakata.com
Bidang pengalaman: Organisasi kemahasiswaan, pendidikan, media, dan kehidupan sosial kemasyarakatan