Seorang pria di Kabupaten Gresik diamankan warga setelah diduga mengaku sebagai anggota polisi dan meminta uang keamanan kepada sejumlah pemilik warung. Pelaku disebut meminta setoran sebesar Rp 250 ribu dengan alasan untuk biaya keamanan lingkungan.
Aksi pelaku membuat resah para pedagang karena dilakukan dengan mengatasnamakan aparat kepolisian. Beberapa pemilik warung mengaku sempat percaya lantaran pelaku datang dengan sikap meyakinkan dan mengaku sedang melakukan pendataan keamanan.
“Dia datang minta uang keamanan Rp 250 ribu. Katanya dari kepolisian,” ujar salah satu pemilik warung.
Kecurigaan warga muncul setelah pelaku tidak dapat menunjukkan identitas resmi saat dimintai keterangan. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi yang menerima laporan langsung mengamankan pria tersebut dan membawanya ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan. Aparat juga mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam aksi dugaan penipuan berkedok aparat tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku petugas tanpa identitas jelas. Warga diminta segera melapor apabila menemukan tindakan mencurigakan atau pungutan yang mengatasnamakan aparat.
Kasus tersebut kini masih dalam penanganan polisi untuk memastikan motif serta kemungkinan tindak pidana lain yang dilakukan pelaku.
