KABUPATEN BEKASI // Kabarnegriku . Kondisi sepi di ruas Jalan Raya Kampung Balong Gubug–Sukatani, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, pasca kegiatan penggusuran pada Rabu, 26 Agustus 2026 lalu, diduga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk beraksi.
Seorang perempuan bernama Wati Puspita Sari (30), warga Kampung Kalen Keramat, RT 003/RW 006, Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Kampung Balong Gubug–Sukatani, RT 004/RW 002, Desa Sukabakti, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi.
Dalam kejadian tersebut, korban dilaporkan kehilangan sepeda motor beserta sejumlah barang berharga yang berada di dalam jok kendaraan. Barang-barang tersebut di antaranya dompet berisi uang tunai, STNK, serta sejumlah dokumen dan perlengkapan pribadi lainnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kondisi ruas jalan yang relatif sepi setelah adanya penggusuran membuat kawasan tersebut minim aktivitas warga. Situasi tersebut diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengincar pengguna jalan yang melintas.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Kepolisian Sektor Tambelang, Polres Metro Bekasi, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan menemui korban untuk meminta keterangan awal serta melakukan pengecekan di lokasi.
Namun, hingga saat ini korban disebut masih dalam kondisi syok dan belum membuat laporan polisi secara resmi.
“Korban masih dalam keadaan syok untuk membuat laporan. Nantinya korban akan membuat laporan ke pihak kepolisian,” ujar IPDA Sahat Butarbutar SH , Kanit Reskrim Tambelang
Peristiwa ini menjadi perhatian, mengingat kondisi sejumlah ruas jalan yang sepi dapat meningkatkan kerawanan terhadap tindak kejahatan.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas, khususnya di jalur-jalur yang sepi dan minim aktivitas warga. Warga juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.
Sementara itu, perkembangan lebih lanjut terkait dugaan aksi kejahatan tersebut masih menunggu laporan resmi dari korban kepada pihak kepolisian.
BIOGRAFI MUKTAP SULAEMAN
Muktap Sulaeman merupakan individu yang memiliki rekam perjalanan dalam bidang organisasi kemahasiswaan, pendidikan, dan media. Pengalaman yang ditempuhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kapasitas intelektual,serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Muktap Sulaeman merupakan lulusan STKIP Mutiara Banten tahun 2024. Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi dalam membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial secara objektif dan konstruktif.
Perjalanan organisasinya dimulai melalui keterlibatan dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak tahun 2022. Organisasi tersebut menjadi salah satu ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai pergerakan mahasiswa, kaderisasi,kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif mengenai peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Di bidang media dan jurnalistik, Muktap Sulaeman pernah menjadi bagian dari Nusakata.com. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai peran media sebagai sarana penyebaran informasi, penyampaian aspirasi publik, dan bagian dari mekanisme kontrol sosial.
Keberadaan media tidak hanya dipandang sebagai saluran pemberitaan, tetapi juga sebagai instrumen yang memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.
Perpaduan antara pengalaman organisasi, pendidikan, dan keterlibatan dalam dunia media menjadi bagian dari perjalanan Muktap Sulaeman dalam mengembangkan kapasitas diri. Ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun kepekaan terhadap persoalan publik, memperkuat kemampuan komunikasi, serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Bagi Muktap Sulaeman, pengalaman merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Pengetahuan akademik, nilai-nilai organisasi, dan pemahaman terhadap kerja jurnalistik menjadi bekal untuk melihat persoalan secara lebih luas, menempatkan kepentingan publik sebagai hal yang penting, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Muktap Sulaeman terus menapaki perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman, pemikiran, dan keterlibatan sosial.
Biografi ini menjadi gambaran perjalanan seorang individu yang menempatkan pendidikan, organisasi, dan media sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
DATA PROFIL
Nama lengkap: Muktap Sulaeman
Pendidikan terakhir: STKIP Mutiara Banten
Tahun kelulusan: 2024
Pengalaman organisasi: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sejak 2022
Pengalaman media: Pernah menjadi bagian dari Nusakata.com
Bidang pengalaman: Organisasi kemahasiswaan, pendidikan, media, dan kehidupan sosial kemasyarakatan