Kabarnegriku – Lebak, Banten .
Sebuah Pondok Pesantren diperbatasan wilayah antara provinsi Banten dan Jawa Barat yang didirikan pada tahun 1960 oleh seorang ulama berkarisma bernama Mama KH. Mukhtar Abdul Nasir yang lahir di jaman akhir era penajajahan Jepang membuat nama pondok dengan diberinama “Kuniyah” namanya yakni Pondok Pesantren Al-Mukhtariyah dikampung Cijengkol Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Selepas menekuni bidang ilmu keagamaan diberbagai pondok pesantren salah satunya Sempur Purwakarta, belau kembali dan berkhidmat untuk tempat kelahirannya.
Mama Mukhtar (Panggilan Akrabnya) tidak hanya berdakwah dan mengajarkan ilmunya ke para santri di pondok, akan tetapi ikut berkontribusi besar dalam pembanguan daerah apalagi di zaman orde baru yang gencar membangun infrastruktur jalan. Beliau sebagai pelopor pembanguan jalan raya nasional III dari Bayah sampai ke daerah Cibareno penghubung jalan lintas Provinsi Banten. Tidak hanya gagasan dan perjuangannya saja akan tetapi harta dan lahan tanah yang diwakafkan ke negara demi kemaslahatan umum di tahun 1978 dan mendapatkan penghargaan selama 2 tahun berturut turut oleh Provinsi Jawa Barat Kala itu sebagai Tokoh Agama Pelopor Pembanguan dan tentu saja dibahas dan digagas di sebuah gubuk kecil bernama pondok pesantren Al-Mukhtariyah.
Pondok Pesanatren ini pula sebagai saksi bisu terbentuknya badan otonomi daerah Kecamatan baru yang dahulunya terhimpun di Kecamatan Bayah menjadi terpisah menjadi Kecamatan Cilograng. Tak luput dari pandangan dan kondisi diakhir hayatnya seorang Mama Mukhtar masih mau membantu pemerintah dengan mewakafkan sedikit tanahnya untuk pembanguan RSUD Cilograng ditahun 2019.
Di Usia Lebih dari 100 tahun, Beliau wafat pada tanggal 1 Agustus 2019 dan disemayamkan di halaman depan Pondok Pesantren dan selalu di Ziarahi oleh para santri dan masyarakat luas, apalagi di acara haulnya yang setiap tahun di selenggarakan pada tanggal 20 Dzulhizzah atau 10 Hari setelah Lebaran Ied Qurban dimana ditahun ini bertepatan pada hari Sabtu Tanggal 6 Juni 2026 sekaligus reuni akbar alumni semua angkatan.
BIOGRAFI MUKTAP SULAEMAN
Muktap Sulaeman merupakan individu yang memiliki rekam perjalanan dalam bidang organisasi kemahasiswaan, pendidikan, dan media. Pengalaman yang ditempuhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kapasitas intelektual,serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Muktap Sulaeman merupakan lulusan STKIP Mutiara Banten tahun 2024. Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi dalam membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial secara objektif dan konstruktif.
Perjalanan organisasinya dimulai melalui keterlibatan dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak tahun 2022. Organisasi tersebut menjadi salah satu ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai pergerakan mahasiswa, kaderisasi,kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif mengenai peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Di bidang media dan jurnalistik, Muktap Sulaeman pernah menjadi bagian dari Nusakata.com. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai peran media sebagai sarana penyebaran informasi, penyampaian aspirasi publik, dan bagian dari mekanisme kontrol sosial.
Keberadaan media tidak hanya dipandang sebagai saluran pemberitaan, tetapi juga sebagai instrumen yang memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.
Perpaduan antara pengalaman organisasi, pendidikan, dan keterlibatan dalam dunia media menjadi bagian dari perjalanan Muktap Sulaeman dalam mengembangkan kapasitas diri. Ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun kepekaan terhadap persoalan publik, memperkuat kemampuan komunikasi, serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Bagi Muktap Sulaeman, pengalaman merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Pengetahuan akademik, nilai-nilai organisasi, dan pemahaman terhadap kerja jurnalistik menjadi bekal untuk melihat persoalan secara lebih luas, menempatkan kepentingan publik sebagai hal yang penting, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Muktap Sulaeman terus menapaki perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman, pemikiran, dan keterlibatan sosial.
Biografi ini menjadi gambaran perjalanan seorang individu yang menempatkan pendidikan, organisasi, dan media sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
DATA PROFIL
Nama lengkap: Muktap Sulaeman
Pendidikan terakhir: STKIP Mutiara Banten
Tahun kelulusan: 2024
Pengalaman organisasi: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sejak 2022
Pengalaman media: Pernah menjadi bagian dari Nusakata.com
Bidang pengalaman: Organisasi kemahasiswaan, pendidikan, media, dan kehidupan sosial kemasyarakatan