KABUPATEN BEKASI . Misteri penemuan mayat pria yang mengambang di aliran Kali Bekasi, Kampung Baru, RT013/04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, akhirnya terungkap. Korban seorang Laki laki diketahui bernama Umar Sumardi (36), warga Kampung Kandang, Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Setelah mendapat kabar terkait penemuan mayat tersebut, pihak keluarga langsung mendatangi Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, untuk memastikan identitas korban yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas.
Korban yang sempat dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi akhirnya berhasil dikenali oleh keluarganya. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kanit Reskrim Polsek Babelan, AKP Syafwardi ZA, membenarkan bahwa jenazah korban telah diambil oleh pihak keluarga.
“Korban sudah diambil oleh pihak keluarga untuk disemayamkan. Keluarga juga membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas,” ujar AKP Syafwardi ZA, Jumat (12/6/2026).
Lebih lanjut, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban.
“Di tubuh korban tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan,” tambahnya.
Dengan telah terungkapnya identitas korban dan tidak adanya permintaan autopsi dari keluarga, kasus penemuan mayat yang sempat menggegerkan warga Babelan itu untuk sementara tidak mengarah pada dugaan tindak pidana. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pendataan dan administrasi sesuai prosedur yang berlaku.
BIOGRAFI MUKTAP SULAEMAN
Muktap Sulaeman merupakan individu yang memiliki rekam perjalanan dalam bidang organisasi kemahasiswaan, pendidikan, dan media. Pengalaman yang ditempuhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kapasitas intelektual,serta pemahaman terhadap dinamika sosial dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Muktap Sulaeman merupakan lulusan STKIP Mutiara Banten tahun 2024. Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi dalam membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami berbagai persoalan sosial secara objektif dan konstruktif.
Perjalanan organisasinya dimulai melalui keterlibatan dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak tahun 2022. Organisasi tersebut menjadi salah satu ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai pergerakan mahasiswa, kaderisasi,kepemimpinan, serta tanggung jawab intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif mengenai peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Di bidang media dan jurnalistik, Muktap Sulaeman pernah menjadi bagian dari Nusakata.com. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai peran media sebagai sarana penyebaran informasi, penyampaian aspirasi publik, dan bagian dari mekanisme kontrol sosial.
Keberadaan media tidak hanya dipandang sebagai saluran pemberitaan, tetapi juga sebagai instrumen yang memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.
Perpaduan antara pengalaman organisasi, pendidikan, dan keterlibatan dalam dunia media menjadi bagian dari perjalanan Muktap Sulaeman dalam mengembangkan kapasitas diri. Ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun kepekaan terhadap persoalan publik, memperkuat kemampuan komunikasi, serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Bagi Muktap Sulaeman, pengalaman merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Pengetahuan akademik, nilai-nilai organisasi, dan pemahaman terhadap kerja jurnalistik menjadi bekal untuk melihat persoalan secara lebih luas, menempatkan kepentingan publik sebagai hal yang penting, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Muktap Sulaeman terus menapaki perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman, pemikiran, dan keterlibatan sosial.
Biografi ini menjadi gambaran perjalanan seorang individu yang menempatkan pendidikan, organisasi, dan media sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
DATA PROFIL
Nama lengkap: Muktap Sulaeman
Pendidikan terakhir: STKIP Mutiara Banten
Tahun kelulusan: 2024
Pengalaman organisasi: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sejak 2022
Pengalaman media: Pernah menjadi bagian dari Nusakata.com
Bidang pengalaman: Organisasi kemahasiswaan, pendidikan, media, dan kehidupan sosial kemasyarakatan